Ali bin Abi Tholib ra. dan marahnya

La Taghdob Walakal Jannah : jangan marah maka bagimu syurga

Alkisah suatu hari dalam sebuah peperangan sahabat Nabi Ali bin Abi Tholib mendapati seorang musuh kafir quraish terdesak dan siap dibunuh. Tetapi ketika Ali akan menghunuskan pedangnya ke musuh tersebut tiba2 si musuh malah meludahi muka sayyidina Ali. Maka seketika itu Ali mukanya memerah pertanda marah dan beliau membatalkan niatnya untuk membunuh orang itu. Si kafir terheran2 dan bertanya pada sayyidina Ali, hai Ali kenapa engkau tidak jadi membunuhku padahal aku sudah terdesak dan akupun sudah siap mati makanya aku meludahi mukamu sebelum aku terbunuh olehmu?. Aku terpuaskan !! Jawab Ali, gimana aku membunuhmu sementara aku marah karena kau telah meludahi mukaku, ketahuilah hai si kafir, aku membunuh bukan sebab marahku tetapi ini kulakukan semata2 mata karena perintah Allah. Maka dari kejadian ini akhirnya si kafir tersebut serta merta mengucapkan kalimah syahadat memeluk Islam karena kagum melihat akhlak Ali bin Abi Tholib ra.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kejadian diatas adalah baiknya kita selalu mengambil sebuah tindakan apapun itu dalam keadaan tidak marah, dan juga untuk dapat selalu bersabar. Bisa jadi dalam kemarahan tersebut ada syaitan yang turut serta tertawa mengiringinya.

Sumber : http://ahmad-budiono.blogspot.com/2010/06/alkisah-suatu-hari-dalam-sebuah.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s